Cacing Khusus Umpan Mancing Ikan Tawar
Mancing dengan umpan cacing sudah sangat umum dilakukan karena selain
mudah untuk mendapatkannya cacing juga lebih awet dan tidak ribet bila
dibandingkan dengan umpan lain semisal lumut. Jenis umpan hidup ini
memang disukai hampir semua jenis ikan cocok untuk mancing diberbagai
tempat seperti di waduk, sungai, atau untuk mancing di sawah (mancing
belut). Jenis umpan lumut memang jarang di gunakan di rawa karena
karakteristik atau cara mancing dengan umpan cacing ummnya dilakukan
dengan teknik dasar, cacing diletakkan di dasar tanah. Seperti kita
ketahui rawa meiliki karakter dasar tanah yang tidak rata sehingga
dengan umpan cacing kemungkian besar pancing akan nyangkut di tumbuhan
atau sampah di dasar rawa.
Ada berbagai jenis cacing yang digunakan untuk umpan mancing ikan,
karakteristik cacing ini akan menentukan jenis ikan yang akan kita
pancing, serta lokasi tempat memancing. Berbagai jenis cacing dapat
dibagi dalam tiga kategori.
Cacing Tanah Merah Besar
Jenis Cacing ini umumnya memiliki ukuran yang cukup besar, untuk
memudahkan memahami jenis cacing ini umumnya digunakan untuk obat
penyakit Tipus. Jenis cacing ini cocok untuk mancing ikan Gabus atau
istilah di jawa sering disebut ikan Kutuk karena ukurannya yang relatif besar. Teknik
mancing ikan gabus dengan cacing ini dengan menggunakan joran terbuat
dari bambu, dengan jumlah 20 - 50 joran kemudian ditancapkan di pinggir
waduk dengan kedalaman air setinggi mata kaki orang dewasa. Teknik ini
hanya bisa dilakukan pada malam hari dimana biasanya jenis ikan Gabus
sering mencari ikan. Jika Anda ingin mencoba teknik mancing ini bisa
dipraktekkan di waduk kedung ombo atau waduk lainya yang memiliki
karakter dataran tidak terlalu menjorok.
Cacing Tanah Merah Kecil
Jenis cacing ini umumnya banyak dijual di toko pertanian atau toko
burung yang menjual aneka makanan burung, umumnya cacing ini memang
diperuntukkan untuk pakan burung. Jenis cacing ini memiliki ukuran yang
relatif lebih kecil bila dibandingkan dengan cacng merah lainnya jadi
cocok untuk mancing Munjair, Nila atau jenis lain dengan ukuran mata
pancing 6 atau 7. Sifat dari cacing ini sering bergerak tidak beraturan
dan susah untuk di kaitkan ke mata pancing agak sedikit berbeda bila
dibandingkan dengan cacing tanah lainnya.
Cacing Putih
Jenis cacing yang ketiga ini mirip dengan cacing yang hidup
disawah atau dalam istilah bahas jawa sering disebut Lor, dari segi
ukuran cacing ini memiliki ukuran kecil seukuran cacing tanah merah
kecil hingga yang terbesar bisa seukuran cacing tanah merah besar,
meskipun warna cacing ini hampir sama dengan cacing merah pada umumnya
namun orang lebih sering memanggil dengan istilah cacing putih karena
warna dari cacing ini sedikit keputih-putihan.
Cacing putih relatif ulet bila dibandingkan dengan cacing merah kecil
dan lebih tahan lama seperti cacing merah besar, karena ukuran pada
umumnya relatif sedang cacing ini cocok digunakan untuk mancing ikan
Nila atau Munjair terutama di waduk. Jenis ikan ini biasanya bisa
diperoleh di pinggiran sawah namun yang memilki tanah tidak terlalu
basah juga tidak terlalu kering. Jika Anda diperkotaan cacing ini bisa
di dapatkan disekitar tempat sampah.

Posting Komentar